Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran

20 Juni 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Evermos x ILO

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran (Foto: Istimewa/Evermos)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Platform reseller asal Bandung yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, Evermos, menyoroti besarnya potensi kelompok rentan untuk mencapai kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan bisnis digital. Langkah ini diambil di tengah masih rendahnya serapan tenaga kerja dari kelompok difabel di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) awal tahun 2025, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di antara penyandang disabilitas baru mencapai sekitar 20%. Angka tersebut tertinggal jauh dibandingkan TPAK masyarakat non-disabilitas yang mencatatkan porsi sekitar 70%.

Guna menekan kesenjangan tersebut, Evermos berkolaborasi dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) melalui proyek Promise II Impact yang telah berjalan sejak tahun 2023. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan keuangan bagi pelaku usaha mikro.

Dalam kemitraan ini, Evermos menyediakan ekosistem bisnis digital berupa platform reseller, kurasi produk halal, serta pendampingan usaha. Sementara itu, tim ILO menyusun kerangka kerja kelayakan kerja (decent work) serta modul literasi keuangan dasar.

“Kami melihat bisnis digital sebagai jembatan untuk menurunkan hambatan akses ekonomi bagi penyandang disabilitas dan pekerja migran yang kembali ke tanah air. Tanpa modal besar dan lokasi fisik, cukup dengan ponsel pintar, model bisnis ini membuka peluang sumber pendapatan yang mandiri,” jelas Iqbal Muslimin, Chief of Sustainability Evermos, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Sejak digulirkan pada 2023, program ini telah menjangkau lebih dari 230 penerima manfaat di berbagai kota. Pada Maret 2026, pelatihan kewirausahaan digital menyasar para pekerja migran di Cirebon, Jawa Barat, melalui kerja sama dengan Migrant Worker Resource Centre (MRC). Program serupa juga digelar di D.I. Yogyakarta dengan melibatkan berbagai komunitas disabilitas lokal.

Selama pelatihan, para peserta dibimbing langsung untuk memilih produk siap jual di aplikasi Evermos, mempraktikkan pemasaran digital, serta mengoptimalkan penggunaan fitur WhatsApp Business. Edukasi ini ditujukan agar pendapatan yang diperoleh para pekerja migran selama bekerja di luar negeri dapat dikonversi menjadi aset produktif jangka panjang di kampung halaman.

President Evermos, Arip Tirta, menambahkan bahwa transformasi digital baru akan terasa bermakna ketika mampu menyentuh lapisan masyarakat yang paling jauh dari akses informasi.

“Melalui platform ini, seorang penyandang disabilitas atau mantan pekerja migran bisa memulai bisnis hanya bermodalkan smartphone. Inilah wujud nyata dari pemberdayaan yang inklusif,” ungkap Arip.

Meskipun efisiensi teknologi diklaim mampu memangkas modal awal usaha, keberlanjutan bisnis digital bagi kelompok rentan ini diakui masih memerlukan pengawasan berkala. Project Manager Promise II Impact ILO, Djauhari Sitorus, menekankan bahwa selesainya rangkaian pelatihan ini justru menjadi titik awal bagi para peserta untuk menguji konsistensi pasar.

Kolaborasi tiga tahun ini diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) program pemberdayaan inklusif yang dapat direplikasi oleh pemerintah maupun sektor swasta di berbagai wilayah Indonesia lainnya.

 

STEVY WIDIA 

Tags: Bisnis digitaldisabilitasEvermosILOpekerja migranPemberdayaan Ekonomi Kelompok RentanUMKM
Previous Post

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

Next Post

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

Related Posts

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan
Technology

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

20 Juni 2026
0
Kompetisi AI Alibaba
Startup & Entrepreneurship

Alibaba Gelar Kompetisi AI Bagi UKM, Startup dan Mahasiswa Berhadiah Hingga Rp2 Miliar

19 Juni 2026
0
Digitalisasi Peternakan Sapi
Technology

Jembatani Pembiayaan Formal, OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Peternak Sapi Perah Jatim

15 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Akses Pendanaan Easycash

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

Thermo Fisher x Kemenkes

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

Discussion about this post

Recent Updates

Thermo Fisher x Kemenkes

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

20 Juni 2026
Akses Pendanaan Easycash

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

20 Juni 2026
Evermos x ILO

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran

20 Juni 2026
Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

20 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Thermo Fisher x Kemenkes

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

20 Juni 2026
Akses Pendanaan Easycash

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

20 Juni 2026
Evermos x ILO

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran

20 Juni 2026
Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

20 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version