Sabtu, 3 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Kreator Muda Manfaatkan TikTok untuk Jaga Lingkungan, Budaya, hingga UMKM

19 Agustus 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
kreator TikTok

ki-ka: Kreator konten TikTok Jerhemy Owen, Elsa Novia, dan Hendri Alejandro. (Foto: stevywidia/youngster)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bagi sebagian kreator, TikTok bukan lagi sekadar ruang untuk membuat konten dan membangun jumlah pengikut. Platform digital juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengajak masyarakat terlibat dalam aksi nyata, mulai dari menjaga lingkungan, mengenalkan sejarah dan budaya, hingga membuka akses pasar bagi UMKM lokal.

Hal tersebut terlihat dari kiprah tiga kreator TikTok, yakni Jerhemy Owen (24), Elsa Novia (24), dan Hendri Alejandro (28). Ketiganya memiliki fokus berbeda, tetapi sama-sama memanfaatkan konten digital untuk membawa isu yang mereka angkat ke kehidupan nyata.

Jerhemy Owen menggunakan konten TikTok untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan sekaligus mengajak komunitas terlibat dalam aksi pelestarian alam.

“Di zaman sekarang hampir semua orang melihat sosial media dan sebagai konten creator kita juga punya tanggung jawab yang besar dalam membawa dampak yang panjang ke masyarakat,” ungkapnya pada media di acara #Serunya17an – Karya Positif untuk Indonesia: Cara Kreator Muda Manfaatkan TikTok untuk Menggerakkan Perubahan Nyata, Selasa (18/8/2026) di Jakarta.

Sejak mulai berkarya di TikTok pada 2020, Owen konsisten mengangkat isu keberlanjutan. Latar belakangnya sebagai lulusan Ilmu Lingkungan Avans University of Applied Sciences di Belanda turut membentuk fokus tersebut.

Owen memanfaatkan TikTok untuk membangun percakapan dengan komunitas sekaligus menggerakkan masyarakat melakukan aksi bagi lingkungan. Kreator dengan lebih dari 5 juta pengikut ini mengajak follower membagikan video mengenai penanaman pohon. Setiap 15 kali video dibagikan, kontribusi tersebut dikonversikan menjadi satu pohon.

Antusiasme komunitas menghasilkan lebih dari 10.000 bibit pohon yang ditanam di Kampung Cibulao, kawasan hulu Sungai Ciliwung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Aksi tersebut turut mendukung pemulihan lebih dari 24 hektare kawasan hutan.

Pengalaman Owen mengangkat isu lingkungan melalui TikTok juga membawanya ke forum global. Pada 2024, ia menjadi salah satu kreator asal Indonesia yang diundang TikTok untuk menghadiri COP29 di Azerbaijan dan berbagi perspektif mengenai peran generasi muda dalam mendorong aksi lingkungan.

Pada 2026, Owen melanjutkan aksinya melalui gerakan Wenanam lewat kampanye #PohonUntukAceh. Hingga Juli 2026, kampanye tersebut telah mengumpulkan 250.000 bibit pohon yang mulai ditanam di kawasan Hutan Lindung Tenggulun, Aceh Tamiang.

“Sebagai kreator konten, saya merasakan dengan adanya sosial media, ketertarikan orang dengan cepat berubah. Jadi, kita harus bisa menyesuaikan perubahan tersebut dan juga beradaptasi dengan cepat,” kata Owen.

Jika Owen membawa isu lingkungan dari layar ke aksi penghijauan, Elsa Novia menggunakan TikTok untuk menghidupkan kembali sejarah dan budaya Tionghoa-Indonesia, khususnya Peranakan Tionghoa dan Cina Benteng.

Elsa mulai membuat konten TikTok pada 2022 dengan berbagai topik sebelum akhirnya fokus pada sejarah dan budaya. Perubahan tersebut terjadi setelah salah satu videonya mengenai tradisi peringatan satu tahun wafat sang nenek mendapat respons luas.

“Budaya Cina Benteng itu mungkin yang belum tahu ya. Orang Tionghoa di Tangerang disebutnya Cina Benteng dan Cina Benteng sendiri budayanya sudah bercampur antara budaya Tionghoa sama lokal,” kata Elsa.

Untuk menjaga akurasi kontennya, Elsa melakukan riset melalui buku dan jurnal serta berdiskusi dengan sejumlah budayawan Peranakan. Salah satu kontennya mengenai makam Kapitan Tionghoa di Tangerang bahkan mendapat perhatian Pemerintah Kota Tangerang yang kemudian mengusulkan lokasi tersebut sebagai situs cagar budaya.

Konten tersebut kemudian berkembang menjadi pengalaman offline melalui Benteng Walking Tour yang ia kelola bersama sang ayah.

“Gara-gara saya buat konten di TikTok, saya membuat tur budaya Tionghoa namanya Benteng Walking Tour yang memperkenalkan secara langsung budaya Tionghoa Cina Benteng di daerah saya,” ujarnya.

Setiap akhir pekan, Elsa mengajak peserta menjelajahi situs bersejarah di Kota Lama Tangerang dan kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat. Selama sekitar tiga tahun, kegiatan tersebut telah diikuti ribuan peserta, dengan sebagian besar mengetahui informasi mengenai tur melalui TikTok.

Kini, Elsa memiliki lebih dari 154 ribu pengikut dan 8,6 juta likes di TikTok. Kontennya berkembang menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pegiat budaya, destinasi sejarah, serta pelaku kuliner dan UMKM lokal.

Sementara itu, Hendri Alejandro memanfaatkan TikTok untuk membantu UMKM di Desa Ibun, Kabupaten Bandung, memperluas akses pasar. Kreator affiliate TikTok Shop by Tokopedia sekaligus pendiri Ibun Mall tersebut melihat banyak warga desa menjalankan industri rumahan, tetapi menghadapi keterbatasan dalam menjangkau konsumen yang lebih luas.

Ia kemudian membantu memasarkan produk mereka melalui berbagai kanal digital, termasuk TikTok Shop by Tokopedia.

“Tidak berhenti pada pemasaran produk, kami juga melatih warga setempat menjadi host LIVE. Langkah tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan digital sekaligus mendapatkan peluang penghasilan,” ungkapnya.

Kini, ekosistem Ibun Mall telah mendukung lebih dari 30 UMKM lokal dan bekerja sama dengan lebih dari 100 host LIVE. Akun tersebut juga telah memiliki 1,7 juta pengikut dan 2,9 juta likes di TikTok.

Inisiatif tersebut berkembang melalui Komunitas Host 1 Miliar yang kini beranggotakan lebih dari 300 kreator dari berbagai daerah di Indonesia. Para anggota komunitas dapat saling berbagi pengalaman dan mengembangkan keterampilan dalam ekosistem LIVE Shopping.

Ketiga kreator tersebut menunjukkan bagaimana aktivitas kreator dapat berkembang melampaui produksi konten dan memberi dampak nyata di masyarakat. Platform seperti TikTok tidak hanya menjadi ruang untuk membangun percakapan dengan audiens, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk menuju aksi penghijauan, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

STEVY WIDIA

Tags: budayaekonomi kreatorElsa NoviaHendri AlejandroJerhemy Owenkreator Tiktoklingkunganmedia sosialTikTokUMKM
Previous Post

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

Next Post

Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

Related Posts

Sampoerna ekosistem kewirausahaan
Startup & Entrepreneurship

Bangun Ekosistem Kewirausahaan, Sampoerna Perkuat Kapasitas UMKM Indonesia Tembus Pasar Ekspor

1 Oktober 2026
0
OJK cabut izin Credit Saison Indonesia Finance
Digital Business

OJK Catat Pengguna Kripto Tembus 22,93 Juta, Dorong Inovasi Keuangan Digital Berbasis Risiko

29 September 2026
0
Paylabs Soundbox on App
Technology

Paylabs Luncurkan Soundbox on App, Permudah Merchant Verifikasi QRIS Tanpa Alat Tambahan

28 September 2026
0
Load More
Next Post
Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

agen AI Huawei

Penggunaan Agen AI Meningkat, Jaringan Asia Pasifik Dituntut Lebih Cerdas dan Aman

Discussion about this post

Recent Updates

Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
Konsumen Cerdas Lazada

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
Transaksi ALTO Network 2026

Transaksi Naik 96%, ALTO Network Gandeng 7 Mitra Perbankan dan Dompet Digital

3 Oktober 2026
ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

ROG XBOX Ally X20, Padukan Nostalgia dan Teknologi Gaming Masa Depan

3 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version