Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Technology

Penipuan Identitas di Indonesia Capai 5,6%, Deepfake Jadi Ancaman Baru Sektor Fintech

23 April 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
penipuan identitas

Penipuan Identitas di Indonesia Capai 5,6%, Deepfake Jadi Ancaman Baru Sektor Fintech (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Lanskap pembayaran digital Indonesia mengalami transformasi besar dalam satu dekade terakhir. Namun, di balik kemudahan pembayaran real-time dan dompet digital, muncul ancaman serius. Laporan terbaru dari spesialis pencegahan penipuan Sumsub dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengungkapkan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar dengan risiko penipuan pembayaran tertinggi secara global.

Berdasarkan Identity Fraud Report 2025-2026 dari Sumsub, tingkat penipuan identitas di Indonesia menyentuh angka 5,6% pada tahun 2025. Meski angka ini menunjukkan penurunan 7% secara tahunan (Year-on-Year), posisi Indonesia tetap menjadi yang tertinggi kedua di Asia-Pasifik, hanya berada di bawah Pakistan (5,9%).

Salah satu tren yang paling mengkhawatirkan adalah penggunaan teknologi AI Deepfake, yang berkontribusi sebesar 5% dari total upaya penipuan pada tahun 2025. Kemudahan produksi konten berbasis AI memungkinkan kelompok terorganisir melakukan serangan masif.

Baca juga :   Perkuat Pasar Kripto Indonesia, Upbit dan ICEx Jalin Kemitraan Strategis Infrastruktur Digital

Sumsub mencatat bahwa alat fraud-as-a-service kini menurunkan hambatan bagi pelaku kriminal. Dengan modal awal hanya sekitar US$1.000, kelompok penipu mampu menyebabkan kerugian hingga US$2,5 juta (sekitar Rp39 miliar) dalam waktu satu bulan saja. Contoh nyata yang sempat viral adalah video deepfake Presiden Prabowo Subianto yang disalahgunakan untuk menawarkan bantuan finansial palsu guna menjaring biaya administrasi dari korban.

Laporan bertajuk Whitepaper ini menyoroti beberapa teknik canggih yang digunakan penjahat siber di Indonesia: Identitas Sintetis: Pelaku menggabungkan data asli dan palsu untuk membuat profil yang tampak valid guna mengelabui sistem verifikasi di berbagai aplikasi sekaligus; Akun Mule: Penggunaan akun perantara untuk melakukan transaksi mikro berlapis agar tetap berada di bawah radar pemantauan otoritas; Penyalahgunaan QRIS: Memanfaatkan sistem pembayaran berbasis QR untuk pemindahan dana yang cepat dan sulit dilacak.

Baca juga :   Elon Musk: Warga Indonesia Bisa Belajar dari Kampus Kelas Dunia Asal Punya Ini

Sumsub menekankan bahwa sistem keamanan yang hanya mengandalkan pengecekan manual atau verifikasi satu kali (point-in-time check) saat pendaftaran (onboarding) sudah tidak relevan lagi. Ekosistem super-app yang besar di Indonesia menciptakan celah di mana satu identitas yang bocor dapat membuka akses ke berbagai layanan.

“Penyedia layanan pembayaran harus beralih ke model Verifikasi Berkelanjutan (Continuous Verification),” tulis laporan itu, seperti dilansir Fintech News Singapore, Kamis (23/4/2026).

Model ini menghubungkan setiap tahap siklus hidup pelanggan—mulai dari penilaian risiko transaksi hingga pemantauan perilaku secara real-time—sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pendekatan berbasis risiko ini memungkinkan pengawasan diperketat pada aktivitas berisiko tinggi tanpa mengganggu pengalaman pengguna yang bereputasi baik. Dengan audit yang lebih transparan, penyedia layanan dapat memperkuat integritas sistem keuangan nasional dari ancaman penipuan yang kian canggih. (*AMBS)

Baca juga :   Digital Edge Investasi US$4,5 Miliar Bangun Kampus Data Center AI 500MW di Bekasi

 

Tags: AFTECHAIBank IndonesiaDeepfakefintechindonesiakeamanan siberOJKpembayaran digitalSumsub
Previous Post

Gandeng Datacomm, Blaize Perluas Solusi AI Inference Hemat Energi ke Pasar Indonesia

Next Post

PepsiCo Luncurkan APAC Greenhouse 2026: Fokus Integrasi Startup ke Rantai Pasok Global

Related Posts

Perdagangan RWA Bitget
Digital Business

Asia Tenggara Kuasai 81% Volume Perdagangan RWA di Bitget

22 April 2026
0
EY Agentic AI
Technology

EY Luncurkan Agentic AI Skala Global, Transformasi Audit Masa Depan Berbasis Kecerdasan Buatan

22 April 2026
0
ByteDance
Digital Business

Laba ByteDance Anjlok 70% Akibat Investasi Besar-Besaran di Sektor Kecerdasan Buatan

22 April 2026
0
Load More
Next Post
PepsiCo APAC Greenhouse 2026

PepsiCo Luncurkan APAC Greenhouse 2026: Fokus Integrasi Startup ke Rantai Pasok Global

Pluang Beri Sistem Keamanan Tiga Lapis Untuk Investasi Digital

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi

Discussion about this post

Recent Updates

Pluang Beri Sistem Keamanan Tiga Lapis Untuk Investasi Digital

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi

23 April 2026
PepsiCo APAC Greenhouse 2026

PepsiCo Luncurkan APAC Greenhouse 2026: Fokus Integrasi Startup ke Rantai Pasok Global

23 April 2026
penipuan identitas

Penipuan Identitas di Indonesia Capai 5,6%, Deepfake Jadi Ancaman Baru Sektor Fintech

23 April 2026
Blaize x Datacomm

Gandeng Datacomm, Blaize Perluas Solusi AI Inference Hemat Energi ke Pasar Indonesia

23 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pluang Beri Sistem Keamanan Tiga Lapis Untuk Investasi Digital

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi

23 April 2026
PepsiCo APAC Greenhouse 2026

PepsiCo Luncurkan APAC Greenhouse 2026: Fokus Integrasi Startup ke Rantai Pasok Global

23 April 2026
penipuan identitas

Penipuan Identitas di Indonesia Capai 5,6%, Deepfake Jadi Ancaman Baru Sektor Fintech

23 April 2026
Blaize x Datacomm

Gandeng Datacomm, Blaize Perluas Solusi AI Inference Hemat Energi ke Pasar Indonesia

23 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version