Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Navigasi Lanskap Multipolar, Bank DBS Indonesia Gelar DBS Insights Forum 2026

21 Juli 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
DBS Insights Forum 2026

Navigasi Lanskap Multipolar, Bank DBS Indonesia Gelar DBS Insights Forum 2026 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah dinamika geopolitik global dan kembalinya konfigurasi dua kekuatan besar dunia (multipolar world), Bank DBS Indonesia menggelar DBS Insights Forum 2026 bertajuk “A New Lens on a Multipolar World”. Gelaran ini bertujuan memberikan panduan strategis bagi investor dan pelaku usaha dalam memetakan arah perubahan ekonomi serta peluang investasi jangka panjang.

Lanskap ekonomi global terkini diwarnai persaingan Amerika Serikat dan Tiongkok yang meluas dari sektor militer ke ekonomi, teknologi, hingga diplomasi. Data Economic Surprise Index Bloomberg per pertengahan Juli 2026 mencatat indeks AS berada di level 55,0 (konsisten melebihi ekspektasi) dan Tiongkok di angka -20,8, sementara kawasan Asia Pasifik menunjukkan optimisme di level 51,5.

Di tengah fragmentasi ini, negara-negara middle powers—termasuk Indonesia—diperkirakan memegang peran vital dalam dua hingga tiga dekade mendatang berkat posisi strategis, ukuran ekonomi yang terus bertumbuh, serta stabilitas geopolitik yang relatif terjaga.

Tiga Kawasan Utama Strategi Investasi Global

Bank DBS Indonesia menilai perubahan lanskap global ini menghadirkan momentum bagi investor untuk mengevaluasi portofolio berdasarkan kekuatan fundamental kawasan, bukan sekadar sentimen jangka pendek.

Head of Investment & Insurance Products, Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Djoko Sulistyo, menyoroti tiga wilayah utama yang menarik untuk dicermati oleh para investor. Wilayah pertama adalah Amerika Serikat, yang hingga kini tetap memimpin inovasi teknologi global, khususnya pada pengembangan Artificial Intelligence (AI).

Selanjutnya, Tiongkok unggul dalam mengakselerasi pemanfaatan AI ke berbagai sektor industri guna meningkatkan produktivitas secara signifikan. Sementara itu, kawasan Asia dan Indonesia berpeluang besar mengambil manfaat dari pergeseran rantai pasok global serta didukung oleh kokohnya pertumbuhan ekonomi di tingkat regional.

“Di tengah perubahan lanskap global, investor perlu melihat peluang secara lebih luas dengan mempertimbangkan kekuatan fundamental setiap kawasan. Sebagai mitra tepercaya, Bank DBS Indonesia terus menghadirkan insights regional dan panduan investasi agar nasabah dapat mengambil keputusan secara lebih percaya diri,” jelas Djoko, dikutip Selasa (21/7/2026).

Indonesia Sebagai Penopang Rantai Pasok Industri Masa Depan

Selain menjadi pusat pertumbuhan, Asia memegang peran krusial dalam rantai pasok teknologi masa depan—mulai dari manufaktur semikonduktor di Taiwan dan Korea Selatan, hingga pasokan mineral kritis dari Indonesia seperti nikel, tembaga, dan bauksit.

Pesatnya investasi global di sektor AI diperkirakan akan meningkatkan permintaan terhadap komoditas strategis nasional, menjadikannya katalis positif bagi pertumbuhan jangka menengah.

Head of Market Intelligence PT Bank DBS Indonesia, Boy Suhendry, menegaskan bahwa fundamental ekonomi domestik Indonesia tetap berada dalam kondisi yang solid.

“Tiongkok tetap menjadi mitra dagang utama Indonesia dengan neraca perdagangan yang mencatatkan surplus. Indonesia memiliki keunggulan struktural penopang pertumbuhan, mulai dari sumber daya alam melimpah, konsumsi domestik yang kuat, bonus demografi, hingga program hilirisasi yang meningkatkan nilai tambah industri nasional,” ujar Boy.

Dengan konsumsi domestik yang kuat dan ketergantungan ekspor yang relatif lebih rendah dibanding sejumlah negara tetangga, Indonesia dinilai memiliki daya tahan (resilience) yang lebih baik terhadap gejolak eksternal. (*AMBS)

 

Tags: AIBank DBS IndonesiaDBS Insights Forumekonomi globalinvestasiMineral KritisMultipolar
Previous Post

Startup Motor Listrik Aerion Motors Raih Pendanaan Pre-Seed US$600 Ribu

Next Post

Ancaman Deepfake hingga Voice Cloning Meningkat, Indonesia Perlu Regulasi AI Yang Kuat

Related Posts

Pendanaan Startup Asia
Startup & Entrepreneurship

Modal Ventura Melonjak: Investasi Startup Asia Tembus US$42,8 Miliar di Q2 2026

21 Juli 2026
0
SKKL Nongsa-Changi
Technology

Perkuat Infrastruktur Digital, Indonesia-Singapura Daratkan Kabel Bawah Laut 1,6 Petabit

20 Juli 2026
0
Pusat pengembangan AI dunia
Technology

Targetkan Jadi Pusat AI Dunia, Indonesia Dorong Kedaulatan Teknologi di WAIC 2026

20 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Penipuan Digital

Ancaman Deepfake hingga Voice Cloning Meningkat, Indonesia Perlu Regulasi AI Yang Kuat

Women Empowerment Programme Maybank

Berdayakan Perempuan, Maybank Luncurkan Women Empowerment Programme Berbasis Zakat

Tren Kreator Konten Meningkat, Telkomsel Permudah Akses CapCut Premium

Tren Kreator Konten Meningkat, Telkomsel Permudah Akses CapCut Premium

Discussion about this post

Recent Updates

Samsung Innovation Campus Batch 8 digelar

Cetak Talenta Digital Unggul, Samsung Innovation Campus Batch 8 Kembali Digelar

21 Juli 2026
Ant International

Raih Pendanaan Seri A Rp19,5 Triliun, Ant International Akselerasi Ekspansi Fintek Global

21 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia

Modal Ventura Melonjak: Investasi Startup Asia Tembus US$42,8 Miliar di Q2 2026

21 Juli 2026
Tren Kreator Konten Meningkat, Telkomsel Permudah Akses CapCut Premium

Tren Kreator Konten Meningkat, Telkomsel Permudah Akses CapCut Premium

21 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Samsung Innovation Campus Batch 8 digelar

Cetak Talenta Digital Unggul, Samsung Innovation Campus Batch 8 Kembali Digelar

21 Juli 2026
Ant International

Raih Pendanaan Seri A Rp19,5 Triliun, Ant International Akselerasi Ekspansi Fintek Global

21 Juli 2026
Pendanaan Startup Asia

Modal Ventura Melonjak: Investasi Startup Asia Tembus US$42,8 Miliar di Q2 2026

21 Juli 2026
Tren Kreator Konten Meningkat, Telkomsel Permudah Akses CapCut Premium

Tren Kreator Konten Meningkat, Telkomsel Permudah Akses CapCut Premium

21 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version