Selasa, 5 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Populix: Tren Baju Lebaran 2026 Bergeser ke Gaya Minimalis dan Fungsional

18 Maret 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Baju Lebaran Gen Z Milenial

Populix: Tren Baju Lebaran 2026 Bergeser ke Gaya Minimalis dan Fungsional (Foto: Ilustrasi/Gemini AI)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Riset terbaru dari Populix mengungkap adanya pergeseran makna baju Lebaran di kalangan Gen Z dan Milenial. Mayoritas anak muda kini lebih mengutamakan kelayakan pakaian dan kondisi keuangan dibandingkan keharusan membeli baju baru.

Meskipun Idulfitri identik dengan simbol pembaruan, hanya 29% responden yang masih menganggap baju baru sebagai keharusan. Selebihnya, 30% responden lebih mementingkan faktor kelayakan baju yang sudah ada, sementara 26% lainnya baru akan membeli baju baru jika kondisi finansial memungkinkan.

Tren baju seragam atau “sarimbit” tetap mendominasi, di mana 7 dari 10 keluarga di Indonesia berencana mengenakan pakaian senada. Motif utamanya adalah untuk menciptakan kesan rapi saat foto bersama dan sebagai simbol kebersamaan keluarga besar maupun inti.

Baca juga :   Tingkatkan Kualitas Layanan, Yakes Telkom Perluas Kerja Sama dengan 18 RS Mitra Keluarga Group

Media sosial menjadi sumber inspirasi utama bagi 82% responden, disusul oleh platform live streaming (39%).

Research Director Populix, Susan Adi Putra, menjelaskan bahwa pengaruh platform digital sangat kuat dalam menentukan pilihan fesyen masyarakat saat ini.

Untuk Lebaran tahun ini, Gen Z dan Milenial cenderung memilih gaya berpakaian yang minimalis, rapi, dengan potongan sederhana.

“Terdapat tren pakaian fungsional yang praktis agar dapat dipakai kembali untuk aktivitas lain di luar Idulfitri,” ungkap Susan, Rabu (18/3/2026).

Dari sisi selera warna, terdapat perbedaan yang cukup kontras: Perempuan, mayoritas menyukai warna earth tone (beige, olive, cokelat) dan warna pastel. Sedangkan Laki-laki, cenderung memilih warna putih, warna earth tone, atau warna gelap yang netral.

Baca juga :   Creator Fest 2018, Ajak Milenial Tak Tabu Berbicara Uang

Terkait anggaran, mayoritas responden mematok harga Rp500.000 atau kurang untuk satu set baju Lebaran. Namun, kelompok Milenial cenderung memiliki daya beli lebih tinggi dengan anggaran mencapai lebih dari Rp1.000.000 dibandingkan kelompok Gen Z.

 

HENNI S.

Tags: BajuLebaran2026EarthToneGenZIdulfitrimilenialPopulixRamadan2026TrenFesyen
Previous Post

Perkuat Ekspansi Asia, Carsome Raih Investasi Strategis US$30 Juta dari Investor Hong Kong

Next Post

Skenario Yang Perlu Dipegang Saat Berinvestasi di Tengah Konflik

Related Posts

FINETIKS Financial Wellness Karyawan
Industry

Survei FINETIKS: Tekanan Finansial Karyawan Jadi Risiko Bisnis Tersembunyi bagi Perusahaan

28 April 2026
0
AirAsia MOVE
Technology

Hari Kartini 2026: AirAsia MOVE Ungkap Perempuan Milenial Dominasi Tren Solo Traveling

20 April 2026
0
J&T Express
Digital Business

Volume Paket J&T Express Melonjak 26% di Kuartal I 2026, Tembus 8 Miliar Kiriman

13 April 2026
0
Load More
Next Post
skenario berinvestasi

Skenario Yang Perlu Dipegang Saat Berinvestasi di Tengah Konflik

Yup x BankRaya

Bank Raya Perkuat Transformasi Digital Dan Perbaikan Kualitas Debitur Legacy

Pesan-Antar Makanan

Grab Mulai Ekspansi Di Luar Asia Tenggara, Akuisisi Foodpanda Taiwan

Discussion about this post

Recent Updates

Akifumi Katano NEC Indonesia

NEC Indonesia Tunjuk Akifumi Katano sebagai Direktur Utama Baru, Fokus pada Transformasi Digital dan Smart City

5 Mei 2026
Solusi Flip

Solusi Flip: Berawal dari Masalah Riil, Kini Layani 16 Juta Pengguna di Ekosistem Digital

5 Mei 2026
LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

5 Mei 2026
Laba Grab 2026

Laba Meroket ke US$120 Juta, Grab Awali Tahun 2026 dengan Pertumbuhan Kuat di Seluruh Lini

5 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Akifumi Katano NEC Indonesia

NEC Indonesia Tunjuk Akifumi Katano sebagai Direktur Utama Baru, Fokus pada Transformasi Digital dan Smart City

5 Mei 2026
Solusi Flip

Solusi Flip: Berawal dari Masalah Riil, Kini Layani 16 Juta Pengguna di Ekosistem Digital

5 Mei 2026
LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

LIXIL Gelar LADC dan LDAD 2026 untuk Dorong Talenta Muda Arsitektur Indonesia

5 Mei 2026
Laba Grab 2026

Laba Meroket ke US$120 Juta, Grab Awali Tahun 2026 dengan Pertumbuhan Kuat di Seluruh Lini

5 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version