youngster.id - VFS Global meluncurkan layanan Mobile Visa Application Centre (Pusat Pengajuan Visa Keliling) Belanda di tiga kota besar, yakni Makassar, Medan, dan Ambon. Inisiatif ini dihadirkan untuk mendekatkan akses pengajuan visa bagi pemohon yang berdomisili di wilayah Indonesia bagian timur dan utara.
Lewat kehadiran layanan baru ini, masyarakat kini dapat menyerahkan dokumen aplikasi visa sekaligus melakukan perekaman data biometrik langsung di kota masing-masing tanpa harus terbang ke Jakarta. Langkah ini dinilai efektif memangkas durasi serta menekan biaya perjalanan para pemohon secara signifikan.
Mekanisme dan Panduan Pendaftaran
Layanan Pusat Pengajuan Visa Keliling Belanda ini dijadwalkan hadir berkala satu bulan sekali di Makassar, Medan, dan Ambon hingga Desember 2026. Untuk mengaksesnya, prosedur Penjadwalan Janji Temu mewajibkan pemohon memilih kota dan menjadwalkan janji temu secara daring saat mengisi aplikasi visa Belanda melalui situs resmi [https://visa.vfsglobal.com/](https://visa.vfsglobal.com/).
Perlu diperhatikan mengenai Sifat Layanan, di mana Mobile Visa Application Centre bersifat sebagai layanan tambahan opsional yang dikenakan biaya ekstra, serta pemilihan layanan ini tidak memengaruhi durasi pemrosesan maupun keputusan hasil visa.
Terkait dengan Kewenangan Otentik, seluruh keputusan persetujuan atau penolakan visa sepenuhnya berada di bawah wewenang Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia. Namun, bagi masyarakat yang membutuhkan Opsi Reguler, pemohon yang tidak mengambil layanan keliling ini tetap bisa mengajukan pemesanan janji temu di Netherlands Visa Application Centre reguler yang beroperasi secara permanen di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
Komitmen Meningkatkan Aksesibilitas dan Kenyamanan
Anjali Pahladsingh, Head of Consular Affairs Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, menyampaikan bahwa hadirnya pusat pengajuan visa keliling ini merupakan wujud komitmen dalam memperluas jangkauan layanan konsuler di Indonesia.
“Pengenalan layanan Mobile Visa Application Centre di Makassar, Medan, dan Ambon mencerminkan upaya berkelanjutan kami untuk memperluas akses layanan visa bagi pemohon di seluruh Indonesia. Dengan mengurangi kebutuhan perjalanan ke Jakarta, kami berharap dapat memberikan pengalaman pengajuan visa yang lebih nyaman, sekaligus memastikan integritas dan efisiensi proses visa,” ungkap Anjali, Senin (21/9/2026).
Sementara itu, Chief Operating Officer – China, Australasia, dan RCIS VFS Global, Simon Peachey, menegaskan fokus perusahaan dalam menghadirkan solusi pengajuan visa yang berorientasi pada kemudahan pelanggan.
“Di VFS Global, kami terus berkomitmen untuk menjadikan layanan visa lebih mudah diakses dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Peluncuran Mobile Visa Application Centre kami di Makassar, Medan, dan Ambon merupakan langkah signifikan dalam upaya perluasan akses terhadap layanan visa Belanda di seluruh Indonesia. Dengan mendekatkan proses pengajuan kepada pemohon, kami membantu menjadikan perjalanan internasional lebih mudah, sekaligus mempertahankan standar tertinggi dalam keamanan dan keunggulan layanan,” ujar Simon.
Mengingat proses verifikasi dokumen dan pertimbangan teknis, masyarakat disarankan untuk mengajukan aplikasi visa lebih awal, idealnya hingga enam bulan sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan. Rata-rata waktu pemrosesan visa Belanda membutuhkan waktu 25 hari kalender, meski pada kondisi tertentu dapat memakan waktu hingga 45 hari kalender.
HENNI S.














Discussion about this post