Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Sektor Finansial dan Ritel di Indonesia Paling Berisiko Serangan Siber

26 Januari 2018
in News
Reading Time: 1 min read
Keamanan Siber Indonesia

Serangan siber (Foto : istimewa/ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Digitalisasi telah menyentuh berbagai kegiatan bisnis. Namun sektor finansial dan ritel di Indonesia dinilai paling berisiko terhadap serangan siber.

Presiden Cisco Asia Tenggara Naveen Menon mengatakan sektor finansial dan ritel menjadi contoh sektor yang memimpin digitalisasi. Namun, digitalisasi masih harus dibarengi dengan upaya menjaga keamanan siber. Pasalnya, kerugiannya bisa menyentuh banyak sisi seperti kepercayaan konsumen.

Sebagai contoh, bila transaksi online pada bank tak aman, kemungkinan besar tingkat kepercayaan nasabah menurun dan memberikan dampak negatif terhadap potensi pengembangan bisnis perusahaan.

“Kita telah melihat transformasi digital terjadi di berbagai sektor seperti pelayanan kesehatan, keuangan dan ritel. Sektor-sektor tersebur juga termasuk yang paling berisiko terkena serangan siber,” kata Neveen baru-baru ini di Jakarta.

Oleh karena itu, dia menilai digitalisasi harus berlanjut pada tahap antisipasi dari aspek keamanan siber. Dari data Indonesian Security Incident Response Team on the Internet Infrastructure/Coordinator Center (Id-SIRTII/CC) terjadi 205,50 juta serangan siber tehitung sejak Januari hingga November 2017.

Di sisi lain, Manager Communications, Media and Technology Practice AT Kearney Germaine Hoe mengatakan kerugian secara riil akibat masalah keamanan siber sulit diketahui karena kerap perusahaan tidak melaporkan. Oleh karena itu, pihaknya hanya mendapatkan informasi dari laporan yang tercatat pada bursa.

Secara umum, dari hasil risetnya, kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan ternama se-Asia Tenggara bisa berkurang sebesar US$750 miliar karena masalah keamanan siber. Contohnya, Yahoo yang tergerus kapitalisasi pasarnya sebesar 35% akibat serangan siber.
“Kerugian pastinya sulit didapatkan karena banyak perusahaan enggan melaporkannya. Pastinya, kami mengestimasi risiko kapitalisasi pasar di Asia Tenggara turun US$750 miliar,” katanya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Ciscokeamanan siberRitelsektor financial
Previous Post

Crowde Targetkan Rp 100 miliar Dana Investasi Untuk Petani di 2018

Next Post

Digibank DBS, Layanan Praktis Buka Rekening Baru di Kedai Kopi

Related Posts

talenta digital Indonesia
Technology

Indonesia Kekurangan 6 Juta Talenta Digital, Ancaman Siber Berbasis AI Mengintai

14 Agustus 2026
0
BSSN dan Huawei Perkuat Kerja Sama, Lebih dari 39.000 Orang Ikut Program Keamanan Siber
Industry

BSSN dan Huawei Perkuat Kerja Sama, Lebih dari 39.000 Orang Ikut Program Keamanan Siber

13 Agustus 2026
0
1,52 Miliar Serangan Siber Hantam Indonesia, Transaksi Digital Makin Perlu Proteksi
Industry

1,52 Miliar Serangan Siber Hantam Indonesia, Transaksi Digital Makin Perlu Proteksi

13 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
Digibank DBS, Layanan Praktis Buka Rekening Baru di Kedai Kopi

Digibank DBS, Layanan Praktis Buka Rekening Baru di Kedai Kopi

Pertumbuhan Bisnis Nonseluler Telkom Positif

grabfood

GrabFood Ekspansi ke Tiga Kota Baru

Discussion about this post

Recent Updates

Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version