Selasa, 20 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

WhatsApp Gandeng Komdigi, Edukasi 2.100 Orang Tua soal Pengasuhan Digital

19 Oktober 2026
in Technology
Reading Time: 3 mins read
Kelas Pengasuhan Digital WhatsApp

Victoria Grand, VP Business Operations and External Affairs WhatsApp. (Foto: istimewa/whatsapp)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Aktivitas remaja di dunia digital menghadirkan tantangan baru bagi orang tua, mulai dari menjaga keamanan saat berinteraksi secara online hingga memahami dampak konten digital terhadap kesehatan mental anak. Pendampingan pun tidak cukup dilakukan dengan membatasi penggunaan teknologi, tetapi juga perlu disertai komunikasi terbuka dan pemahaman tentang keamanan digital.

Untuk menjawab tantangan tersebut, WhatsApp meluncurkan Kelas Pengasuhan Digital, sebuah program edukasi selama tiga bulan yang berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026. Program ini dijalankan bersama ICT Watch dan Keluarga Kita, dengan berkolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Victoria Grand, VP Business Operations and External Affairs WhatsApp, mengatakan orang tua ingin tetap dekat dengan anak remajanya tanpa menghilangkan hak privasi mereka. Karena itu, WhatsApp menghadirkan fitur kontrol orang tua yang memungkinkan keluarga mengelola pengaturan penggunaan aplikasi tanpa harus membaca percakapan pribadi remaja.

“Fitur kontrol ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dan tersedia bagi keluarga di Indonesia dan di negara lainnya. Orang tua dapat mengelola pengaturan WhatsApp untuk anak remajanya, sementara pesan pribadi anak remaja tetap terlindungi dengan enkripsi secara end-to-end,” ujar Victoria, dikutip Senin (19/10/2026).

Menurutnya, pengenalan fitur keamanan perlu disertai edukasi agar orang tua mengetahui keberadaan fitur tersebut dan memahami cara menggunakannya. Atas dasar itu, WhatsApp menghadirkan fitur kontrol orang tua bersamaan dengan program edukasi yang melibatkan mitra yang telah dipercaya oleh keluarga di Indonesia.

Fitur kontrol orang tua memungkinkan orang tua mengelola pengaturan dan batasan tertentu dalam penggunaan WhatsApp oleh remaja. Fitur ini mencakup pengaturan privasi, termasuk menentukan siapa yang dapat menambahkan remaja ke dalam grup, notifikasi aktivitas grup dan Saluran yang diikuti, serta pengaturan Saluran yang dapat diakses remaja.

Orang tua juga dapat mengatur visibilitas Status dan membatasi interaksi dengan Meta AI. Fitur ini bersifat opsional dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

Sementara itu, pesan pribadi di WhatsApp tetap dilindungi dengan enkripsi end-to-end secara default. Dengan sistem ini, isi pesan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima, bukan oleh WhatsApp.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Meta, WhatsApp, ICT Watch, Keluarga Kita, dan Komdigi mengembangkan parental learning kit yang terdiri atas modul, buku saku, video edukasi, dan dua permainan edukatif.

Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nezar Patria mengatakan, Pemerintah hadir melalui PP TUNAS untuk memperkuat pelindungan anak di ruang digital. Namun, pelindungan anak bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan gerakan bersama seluruh ekosistem digital.

“Pendampingan dan literasi digital perlu terus diperkuat agar anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga warga digital yang tangguh, beretika, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk masa depan yang lebih baik,” katanya.

Program ini juga mencakup pelatihan bagi para pelatih atau Training of Trainers (ToT), serta sesi pendampingan lanjutan yang dipandu oleh Parent Champions, yakni orang tua yang berperan sebagai penggerak edukasi di komunitas.

Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, mengatakan fitur keamanan digital akan lebih efektif apabila orang tua memahami cara menggunakannya dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan anak.

“Karena itu, kami menyusun modul ini dengan menitikberatkan pada praktik, bukan sekadar teori. Setelah mengikuti kelas ini, orang tua tidak hanya mendengar penjelasan tentang pengaturan keamanan, tetapi juga telah mempraktikkan cara mengaturnya sendiri, termasuk cara membangun komunikasi yang baik dengan anak,” kata Indriyatno.

Sementara itu, Co-Founder Keluarga Kita, Yulia Indriati, menilai kesulitan orang tua dalam mendampingi anak di dunia digital tidak selalu disebabkan oleh kurangnya kepedulian. Banyak orang tua justru belum mengetahui langkah awal yang dapat dilakukan untuk membantu anak menghadapi risiko di ruang digital.

Karena itu, orang tua membutuhkan panduan praktis yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam membangun komunikasi terbuka dengan anak. Pendampingan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan setiap keluarga, termasuk dalam memanfaatkan fitur kontrol orang tua yang bersifat opsional.

Program Kelas Pengasuhan Digital dimulai di Jakarta dengan melibatkan 100 orang tua. Selanjutnya, pelatihan akan diperluas ke Padang dan Cirebon dengan membekali penggerak komunitas lokal agar dapat menjangkau total 2.100 orang tua di ketiga kota tersebut.

Selain pelatihan langsung, materi edukasi keamanan digital dalam bentuk parental learning kit akan didistribusikan melalui kanal komunitas mitra. Melalui pendekatan ini, program tersebut ditargetkan dapat menjangkau sekitar 179.000 orang tua hingga Desember 2026.

 

STEVY WIDIA

Tags: ICT Watchkeamanan digitalKeluarga KitaKomdigiliterasi digitalPengasuhan Digitalperlindungan anakWhatsApp
Previous Post

Tim NexusOne+ Juarai Ajang HackNusa 2026, Bawa Solusi Verifikasi untuk Lawan Pinjol Ilegal

Next Post

ASUS ROG Klaim Kuasai 80% Pasar Handheld Gaming PC Indonesia

Related Posts

Tiga arah transformasi digital Komdigi
Digital Business

Komdigi Tegaskan Tiga Arah Transformasi Digital Indonesia

20 Oktober 2026
0
GoTo LLM AI bahasa Indonesia
Technology

GoTo Rilis LLM AI 27 Miliar Parameter Berbahasa Indonesia dan Daerah, Akses Dibuka Gratis untuk Publik

19 Oktober 2026
0
Bali Tech Week 2026
Technology

Indonesia Bidik Investasi Teknologi dan AI Lewat Bali Tech Week 2026

14 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
ASUS ROG handheld

ASUS ROG Klaim Kuasai 80% Pasar Handheld Gaming PC Indonesia

Skema KSO budidaya udang FisTx

FisTx Introduksi Skema KSO Budidaya Udang, Hubungkan Investor dan Pemilik Lahan Tambak

Maxstream TV

MAXStream TV Eksplorasi AI dalam Produksi Film, Rahasia Pernikahan Jadi yang Pertama

Discussion about this post

Recent Updates

Dani Yogatama Reka AI

Dani Yogatama: Bawa Reka Melesat di Sektor AI Global

20 Oktober 2026
Chandra Asri fasilitas CA-EDC

Didukung DIM dan INA, Chandra Asri Kembangkan Fasilitas CA-EDC

20 Oktober 2026
Danantara Indonesia akuisisi lahan Makkah

Danantara Indonesia Akuisisi 4,4 Hektare Lahan dan Hotel di Makkah untuk Kompleks Bait Jemaah

20 Oktober 2026
Tiga arah transformasi digital Komdigi

Komdigi Tegaskan Tiga Arah Transformasi Digital Indonesia

20 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Dani Yogatama Reka AI

Dani Yogatama: Bawa Reka Melesat di Sektor AI Global

20 Oktober 2026
Chandra Asri fasilitas CA-EDC

Didukung DIM dan INA, Chandra Asri Kembangkan Fasilitas CA-EDC

20 Oktober 2026
Danantara Indonesia akuisisi lahan Makkah

Danantara Indonesia Akuisisi 4,4 Hektare Lahan dan Hotel di Makkah untuk Kompleks Bait Jemaah

20 Oktober 2026
Tiga arah transformasi digital Komdigi

Komdigi Tegaskan Tiga Arah Transformasi Digital Indonesia

20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version