Selasa, 12 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Ancaman Siber Semakin Kompleks, Kerugian Kebocoran Data Bisa Tembus Rp15 Miliar

12 Mei 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Transformasi digital di Indonesia terus melaju cepat. Nilai ekonomi digital nasional bahkan diproyeksikan mencapai US$340 miliar pada 2030, didorong oleh masifnya adopsi teknologi seperti artificial intelligence (AI), cloud, Internet of Things (IoT), fintech, hingga sistem digital lintas industri. Namun di balik pertumbuhan tersebut, ancaman siber ikut berkembang semakin kompleks dan sulit diprediksi.

Serangan berbasis AI, deepfake, hingga penipuan identitas digital kini menjadi tantangan baru yang harus dihadapi perusahaan di Indonesia. Diperkirakan, rata-rata kerugian akibat kebocoran data di Indonesia disebut dapat mencapai sekitar Rp15 miliar.

Melihat kondisi tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison melalui Indosat Business meluncurkan whitepaper bertajuk “A Business-Centric Framework for Enterprise Cyber-Resilience” bersama pakar cybersecurity Charles Lim.

Charles yang juga menjabat Deputy Head of Master IT program, Swiss German University ini  menjelaskan bahwa ancaman siber kini berkembang jauh lebih cepat dibanding kemampuan organisasi dalam mendeteksinya.

“Ancaman siber berkembang jauh lebih cepat dan semakin sulit dideteksi, terutama dengan munculnya AI-enabled fraud dan deepfake. Organisasi perlu beralih dari pendekatan yang reaktif menuju cyber resilience yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujar Charles.

Dalam whitepaper tersebut disebutkan bahwa AI-related fraud di sektor fintech Indonesia meningkat hingga 1.550%. Bentuk ancamannya beragam, mulai dari AI voice impersonation hingga deepfake untuk penipuan berbasis identitas.

Kondisi ini dinilai menjadi alarm serius bagi perusahaan yang tengah mempercepat digitalisasi bisnis mereka. Semakin banyak sistem yang terhubung secara digital, semakin besar pula eksposur risiko siber yang harus dihadapi.

Menariknya, laporan Cisco Cybersecurity Readiness Index 2025 juga menunjukkan baru 11% organisasi di Indonesia yang dinilai siap menghadapi ancaman keamanan siber modern. Padahal, rata-rata kerugian akibat kebocoran data di Indonesia disebut dapat mencapai sekitar Rp15 miliar.

“Kebutuhan enterprise kini tidak lagi hanya sebatas konektivitas dan teknologi, tetapi juga kemampuan membangun ketahanan siber yang adaptif, terintegrasi, dan siap menghadapi ancaman modern,” kata Muhammad Buldansyah Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Menurut dia, ketahanan siber kini bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan bagian penting dari keberlangsungan bisnis.

“Indonesia sedang memasuki fase baru ekonomi digital, namun pertumbuhan digital juga harus diiringi dengan ketahanan siber yang memadai. Hari ini, cyber resilience bukan lagi isu teknologi semata, tetapi fondasi kepercayaan dan keberlangsungan bisnis,” katanya.

Untuk itu, melalui whitepaper ini, Indosat Business ingin mendorong perusahaan di Indonesia untuk melihat ketahanan siber sebagai bagian integral dari strategi transformasi digital dan daya saing bisnis jangka panjang.

“Kebutuhan enterprise kini tidak lagi hanya sebatas konektivitas dan teknologi, tetapi juga kemampuan membangun ketahanan siber yang adaptif, terintegrasi, dan siap menghadapi ancaman modern,” ujarnya.

Sebagai mitra transformasi digital enterprise, Indosat Business terus memperkuat perannya dalam membantu perusahaan membangun fondasi digital yang lebih aman, adaptif, dan terpercaya di era AI dan ekonomi digital

Tak hanya membahas strategi keamanan seperti Zero Trust Architecture dan Human Firewall, whitepaper ini juga mengulas tantangan ketahanan siber di berbagai sektor strategis Indonesia, mulai dari finansial, manufaktur, pemerintahan, hingga pendidikan.

Seluruh sektor tersebut kini menghadapi risiko siber yang semakin tinggi seiring percepatan digitalisasi nasional.

STEVY WIDIA

Tags: AI-enabled fraudancaman siber AIcyber resilience IndonesiaIndosat BusinessIndosat Ooredoo Hutchisonkeamanan siber enterprisekebocoran data IndonesiaTransformasi Digital Indonesia
Previous Post

Cari Kerja Lebih Akurat, Jobstreet Luncurkan Kampanye “Relevansi” Berbasis AI di Asia

Next Post

XLSMART Raup Rp11,8 Triliun di Awal 2026, Trafik Data dan 5G Jadi Mesin Pertumbuhan

Related Posts

XLsmart
Digital Business

XLSMART Raup Rp11,8 Triliun di Awal 2026, Trafik Data dan 5G Jadi Mesin Pertumbuhan

12 Mei 2026
0
trafik data Indosat
Technology

Jaringan Indosat Tangguh Saat Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%

27 Maret 2026
0
Program SheHacks Bawa 5 Startup Perempuan Indonesia Perkuat Jejaring di Kawasan Asia Tenggara
Startup & Entrepreneurship

Program SheHacks Bawa 5 Startup Perempuan Indonesia Perkuat Jejaring di Kawasan Asia Tenggara

10 Maret 2026
0
Load More
Next Post
XLsmart

XLSMART Raup Rp11,8 Triliun di Awal 2026, Trafik Data dan 5G Jadi Mesin Pertumbuhan

Rekam Medis Elektronik RS Privy ARSSI

Dorong Rekam Medis Elektronik, 50 RS Swasta di Bali Adopsi Tanda Tangan Elektronik Privy

IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
Rekam Medis Elektronik RS Privy ARSSI

Dorong Rekam Medis Elektronik, 50 RS Swasta di Bali Adopsi Tanda Tangan Elektronik Privy

12 Mei 2026
XLsmart

XLSMART Raup Rp11,8 Triliun di Awal 2026, Trafik Data dan 5G Jadi Mesin Pertumbuhan

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
Rekam Medis Elektronik RS Privy ARSSI

Dorong Rekam Medis Elektronik, 50 RS Swasta di Bali Adopsi Tanda Tangan Elektronik Privy

12 Mei 2026
XLsmart

XLSMART Raup Rp11,8 Triliun di Awal 2026, Trafik Data dan 5G Jadi Mesin Pertumbuhan

12 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version